Medan, 10/7/2018 (MedanBisnis). 
Pemanfaatan teknologi terapan yang dihasilkan oleh berbagai lembaga penelitian sangat mendukung pembangunan dan mensejahterakan masyarakat Sumatera Utara. Terlebih provinsi Sumatera Utara memiliki berbagai potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah berupa pertanian,  perkebunan,  kehutanan dan lainnya serta didukung SDM yang kualitasnya tidak kalah dari daerah lainnya.
“Namun potensi sumber daya itu sampai saat ini masih belum termanfaatkan dengan baik.  Padahal hasil teknologi terapan ini selain mendukung pembangunan juga mampu membuka lapangan kerja, ” kata Pj Gubsu Drs Eka Subowo MBA diwakili Asisten III Zonny Waldy S. Sos MM pada acara Sosialisasi Teknologi Terapan yang dilaksanakan Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara,  yang dihadiri 200 peserta dari OPD di lingkungan pemprovsu,  Bappeda,  Balitbang,  Kadis Pertanian,  Kehutanan,  Perkebunan,  Lingkungan hidup,  Pemberdayaan Masyarakat se Kabupaten /kota,  Lembaga Penelitian,  mahasiswa dan Dewan Riset Daerah Sumut di Garuda Hotel Plaza Medan,  Selasa (3/7).
Sosialisasi teknologi terapan ini menghadirkan narasumber Dr Aswandi S Hut MSi peneliti Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aek Nauli yang membahas Riset HHBK untuk kesejahteraan masyarakat, Parfum Kemenyan oleh Cut Rizlani Kholibrina S Hut MSi peneliti Balai Litbang Lingkungan hidup dan Kehutanan Aek Nauli,  peneliti Pusat Penelitian Kelapa Sawit Atika Afriani SSi dengan materi Teknologi Pengolahan gula merah sawit dan nira batang sawit,  peneliti balai pengkajian teknologi Pertanian Sumut Musfal SP MP dan Ir Sortha Simatupang MSi.
Zonny menambahkan di era globalisasi saat ini harus mampu menguasai, mengembangkan dan memanfaatkan Iptek agar tidak tertinggal dari segi ekonomi.  Selain itu mampu berdaya saing sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan nasional maupun daerah. Sebab tantangan Indonesia sekarang ini bagaimana meningkatkan pembangunan Iptek dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Teknologi terapan,  jelas Zonny, yakni teknologi yang berfungsi untuk menjembatani teknologi – teknologi hasil riset yang telah dibuat para peneliti sehingga bisa diterapkan pada kehidupan sehari – hari.
“Pemanfaatan Iptek tidak terbantahkan dan suatu unsur penting di dalam membangun dan memajukan suatu bangsa.  Dengan Iptek maka bangsa dapat secara efektif mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki, ” kata Zonny.
Selanjutnya,  sebut Zonny,  Iptek juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian atau sering dikenal dengan perekenomian berbasis teknologi.
Zonny menyebutkan, penelitian yang dihasilkan lembaga penelitian dan perguruan tinggi sangat banyak,  hanya saja dalam pemanfaatannya masih sangat terbatas.
Kurang termanfaatnya teknologi terapan yang dihasilkan lembaga penelitian di Sumut, disebabkan kurangnya sosialisasi dan koordinasi yang dilakukan antara masing-masing lembaga terkait dengan pelaksanan litbang.  “Melalui sosialisasi ini saya mengharapkan kepada stakeholders di Sumut kedepannya meningkatkan koordinasi dan sinergitas guna memanfaatkan berbagai hasil litbang yang dihasilkan lembaga penelitian dan perguruan tinggi,”  jelasnya.
Disisi lain,  lanjutnya,  dengan pelaksanaan sosialisasi ini para peserta dapat mengambil manfaat dari berbagai teknologi yang disosialisasikan agar dimanfaatkan dan diterapkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun masyarakat.
Sementara itu Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumatera Utara Ir HMA Effendy Pohan MSi dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada stakeholders akan penting dan manfaat teknologi terapan khususnya di bidang pertanian, perkebunan dan kehutanan dalam upaya meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat di Sumut.
Effendy Pohan tidak menampik banyaknya masalah dalam penerapan teknologi saat ini yang disebabkan terbatasnya data dan informasi yang tersedia serta kurangnya sosialisasi dan koordinasi yang dilakukan masing-masing instansi penghasil teknologi. “Melalui pelaksanaan sosialisasi ini kita semua mampu mengatasi berbagai masalah dalam pelaksanaan pembangunan di Sumut.  Kedepan sudah seharusnya kita dalam melaksanakan pembangunan harus didasarkan pada hasil penelitian dan pengembangan guna meningkatkan manfaat yang akan diberikan kepada masyarakat Sumut, ” jelas Effendy Pohan.
(zainul abdi nasution/MedanBisnis)

Tinggalkan Balasan