Medanbisnisdaily.com – Medan. Keberhasilan pelaksanaan Sistem Inovasi Daerah (Sida) di Sumatera Utara tidak terlepas dari sinergi antara academic, business, goverment dan community. Hal itu juga merupakan kekuatan utama dalam peningkatan keberhasilan pelaksanaan Sida tersebut.

Staf Ahli Gubsu Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan dan Aset SDA, Elisa Marbun, mengatakan, untuk mewujudkan hal itu diperlukan komitmen dalam bentuk sinergi dan kolaborasi semua pihak, terutama OPD di provinsi dan kabupaten/kota dalam mengembangkan Sida.

“Kontribusi semua pihak, baik OPD, stakeholders terkait litbang sebagaimana disepakati dalam roadmap SIDA sangat diperlukan untuk pengembangan Sida,” kata Elisa Marbun pada acara sosialisasi penguatan Sida di Sumatera Utara yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara , Selasa (10/7/2018), di Garuda Plaza Hotel, Medan.

Elisa menyebutkan, penguatan Sida merupakan salah satu indikator untuk penilaian keberhasilan pelaksanaan Iptek oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang diberikan Kementerian Ristekdikti dan Kemendagri.

Dia menambahkan, di Provinsi Sumatera saat ini sedang dilakukan pembangunan Oil Palm Science Techno Park (OPSTP) yang diinisiasi PPKS Medan. OPSTP ini merupakan wadah untuk mendukung keberhasilan Sida di Sumut.

Disebutkannya, salah satu tantangan pembangunan di bidang Iptek dituntutnya kualitas hasil litbang dalam upaya peningkatan daya saing produk unggulan daerah. Untuk mencapai itu harus menguasai, mengembangkan dan memanfaatkan Iptek untuk pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di Sumut.

Kepala Balitbang Sumut, Effendy Pohan, mengatakan, melalui sinergi dan kolaborasi semua pihak, baik bentuk program, kegiatan dan pendanaan diharapkan berbagai permasalahan dan hambatan bisa diatasi bersama.(zainul abdi nasution/MedanBisnis)

Tinggalkan Balasan